Minggu, 28 Agustus 2016

Materi 1: DIALOG TAG - 16 Agustus 2016

Pasti pada tau, 'kan, apa itu dialog? Yap, dialog adalah percakapan antar tokoh dalam sebuah novel. Dialog biasanya diawali dan diakhiri dengan tanda kutip ("..."). Kalau dialog tag? Masih ada yang belum tau?
Di setiap dialog, pasti diakhiri dengan sebuah tanda baca. Baik tanda tanya (?) untuk kalimat pertanyaan, atau tanda titik (.) dan koma (,) untuk kalimat pernyataan, sesuai dengan kalimat lanjutannya.
Nah, maksudnya apa coba "sesuai dengan kalimat lanjutannya"?
Jadi, biasanya setelah atau sebelum dialog ada frase lengkap seperti, "kata Robi", "tukas Icha", "gumam Aan", "Depi berkata", dan lain-lain.
Frase lengkap tersebut yang dinamakan dialog tag. Dialog tag inilah yang akan mempengaruhi tanda baca yang digunakan untuk mengawali atau mengakhiri dialogmu.
Perhatikan contoh di bawah ini;
(a). "Hari ini ia akan berangkat," kata Robi.
(b). Robi berkata, "Hari ini ia akan berangkat."
Frase yang mengikuti dialog berfungsi untuk menginformasikan identitas si pengucap dialog pada pembaca.
Dialog tag biasanya diikuti dengan kata-kata, "ujar", "ucap", "kata", "pekik", "gumam", dan kata lainnya yang menunjukkan kata kerja yang dilakukan si pengucap.
Kalau dialog tag ini berada di akhir dialog, akhiri dialogmu dengan tanda koma seperti contoh (a). Sedangkan kalau dialog tagnya berada di awal dialog, akhiri dialog tag dengan tanda koma dan akhiri dialog dengan tanda titik seperti contoh (b). Dan jangan lupa, huruf awal dalam dialog harus huruf kapital.
Kadang ada juga beberapa frase yang disalahartikan sebagai dialog tag. Contohnya seperti ini;
(c). "Dia akan pergi." Depi menundukkan kepalanya.
(d). Depi menundukkan kepalanya. "Dia akan pergi."
Kalimat sejenis "Depi menundukkan kepalanya" pada contoh di atas itu BUKAN DIALOG TAG. Yang TIDAK termasuk ke dalam dialog tag adalah kata yang menjurus pada kalimat baru.
Kalau kalimat yang mengikuti dialog BUKAN dialog tag, akhiri dialog dengan tanda baca titik seperti pada contoh (c).
Kalau kalimat tersebut ada di awal seperti contoh (d), gunakan tanda titik untuk mengakhiri kalimat tersebut, baru dilanjut pada dialog.
Selain itu, ada juga dialog tag di antara dua dialog. Nah, sekarang perhatikan contoh di bawah.
(e). "Aku ikut mengantarnya," ucap Aan. "Kau mau ikut juga?"
Kalau seperti itu, akhiri dialog tag-mu dengan tanda titik, lalu setelah itu tulis dialog kedua. Jangan lupa, dialog kedua gunakan huruf kapital di awal kalimat.
Beda lagi kalau sebenarnya dialog itu menyambung, tapi terpisah oleh dialog tag. Biasanya ini menandakan bahwa ada jeda/pemotongan dalam pengucapan kalimat tersebut. Seperti;
(f). "Tapi," ucap Icha pelan, "aku tak yakin dia mau."
Nah, kalau seperti itu, gunakan tanda koma di akhir dialog tag, dan huruf kecil untuk mengawali dialog kedua. Hal ini dikarenakan dialog kedua sebenarnya merupakan bagian / masih satu kalimat dengan dialog pertama.
Sampai sini mengerti, 'kan?
Kalo ada pertanyaan silahkan ditanya😄😄

Tidak ada komentar:

Posting Komentar