Minggu, 28 Agustus 2016

Materi 2: Show, Don't Tell (17 Agustus 2016)

Ini menurut pengalaman aja sih ya. Dan ada sedikit materi dari sebuah buku bahwa untuk bikin tulisan kita jadi menarik, kita harus showing. Bukan telling.
Kita bukan mengatakan bahwa A pinter. Tapi kenapa dia dibilang pinter? Oh, karena dia juara kelas setiap tahun. Bisa menjawab pertanyaan guru terus, misalnya.
Kita bukan mengatakan bahwa B baik. Tapi kenapa dia bisa dibilang baik? Oh dia selalu menyumbang barang-barang ke panti asuhan misalnya.
Show what has he/she done dalam hidupnya.
Contoh lagi, coba perhatikan perbedaan antara Tell dan Show.
Telling: Gladis. Tomboy, jail, pinter
Showing:
Baginya, ruang BK sudah menjadi rumah ke dua baginya. Bagaimana tidak? Hampir setiap hari ia selalu masuk kedalam ruangan tetsebut karena laporan murid lain yang menjadi korban kejahilannya. Tapi berkat prestasi yang telah diraihnya, ia hanya mendapat teguran tidak sampai surat menyurat untuk orang tuanya.
Mana yang tampak lebih menarik kalian untuk mengenal sosok Gladis? Pasti yang showing kan? Nah, itu yang harus kita lakukan kalau ingin tulisan kita menarik pembaca. :)
Sumber: Creative Writing, A. S. Laksana

Tidak ada komentar:

Posting Komentar